Rabu, 12 November 2014

Buang Mindset Lama, Makan Banyak Akan Menambah Berat Badan!

Apakah kamu termasuk tipe orang yang berbadan kurus atau ectomorph. Banyak orang mengatakan, "Makan yang banyak biar gak kurus!" Sementara sudah makan banyak pun berat badanmu tetap tidak naik-naik, segitu saja. Itu berarti kamu termasuk orang yang sulit untuk menaikan berat badan.

Sekarang abaikan! makan banyak tidak berpengaruh buat orang yang berbadan ectomorph, tidak akan menambah berat badan, malahan yang ada menambah kolesterol, dan ujung-ujungnya tidak sehat. Aktris Nina Taman yang didatangkan pada acara  Indonesia Morning Show (IMS), Talk Show 'Menambah Berat Badan' menceritakan pengalamannya bahwa, ia selalu makan banyak buat menambah  berat badannya, bahkan segala jenis makanan dikonsumsinya, termasuk junk food, namun semua itu tidak membuat berat badannya bertambah. Akhirnya Nina makan seperti biasa, tidak berlebihan, menghindari junk food, dan banyak mengkonsumsi sayur dan buah. Dan dalam beberapa bulan berat badan Nina bertambah 6 kg. Sekedar catatan, Nina dulu memiliki berat badan 47 kg, dengan tinggi 167 cm. Nina mengambil kesimpulan, dengan dia makan sewajarnya, maka metabolisme tubuhnya akan menyesuaikan dengan sendirinya. Dr.Grace, sebagai narasumber dala acara tersebut mengatakan bahwa, Nina perlu keseimbangan asam dan basa dalam tubuhnya. Jadi untuk menaikan berat badannya, ia harus menyeimbangkan asam dan basa dalam tubuhnya dengan banyak makan buah-buahan dan sayuran tadi. Dr. Grace menjelaskan lebih lanjut, untuk menambah berat badan, kenali dulu penyebabnya! Di Talk Show tersebut dijelaskan bahwa, badan kurus disebabkan oleh beberapa faktor, bisa karena faktor nutrisi dan bisa karena faktor genetik.

Sumber Gambar: ehealthbody.com

Paling tidak ada tiga faktor utama yang menyebabkan seseorang berbadan kurus. Pertama, karena seseorang tersebut memang malas makan sehingga ia kekurangan nutrisi; kedua, karena tubuh seseorang tersebut tidak mampu menyerap makanan dengan baik atau enzim pemcernaannya tidak berfungsi dengan maksimal, (ini yang disebut dengan faktor genetik); dan yang ketiga karena pengeluaran seseorang tersebut tidak berimbang dengan pemasukannya, artinya, energi yang dikeluarkannya terlalu besar, tidak sesuai dengan kalori yang ada dalam tubuhnya, sehingga ia boros kalori. Saya sendiri mungkin termasuk ke dalam tipe yang ketiga, pasalnya saya tidak cepat lelah dibandingkan dengan teman saya yang memiliki badan sedikit berisi. Logikanya, saya lebih kuat berjalan-jalan di pasar seharian karena tubuh saya selalu memproduksi lemak menjadi energi, sedangkan teman saya, mungkin lemaknya ditumpuk menjadi daging, sehingga tak banyak kalori yang digunakannya untuk beraktivitas.

Dr. Grace menjelaskan untuk faktor yang ketiga ini, biasanya orang tersebut membutuhkan kalori lebih banyak dari orang pada umumnya, untuk takaran kalori yang dibutuhkan setiap hari akan lebih jelasnya diketahui setelah dilakukan pemeriksaan. Benar adanya, ketika saya mengkonsumsi protein lebih banyak setiap harinya, berat badan saya bertambah. Waktu itu saya rutikan makan telor ayam separoh matang setiap harinya, dan dalam kurun waktu dua minggu kalau tidak salah, berat badan saya langsung bertambah 2 kg. Dan iti artinya, saya harus mengkonsumsi protein, karbohidrat, dan nutrisi lainnya lebih banyak daripada biasanya.

Untuk faktor yang kedua, agak susah dideteksi, hanya dapat diperiksa dengan pembedahan usus, dengan mengorek dinding ususnya, lalu mengambil sedikit sampel enzim dan dilakukan penelitian. Namun, cara ini jarang dilakukan karena berbahaya, selain itu biayanya juga mahal. Dr. Grace menekankan, sebenarnya kita tidak tahu pasti kenapa badan kita kurus, ibarat demam, kita hanya tahu kalau kita demam, tapi kita tidak tahu pasti kenapa kita bisa demam. Untuk itu, jika ingin mengetahui kenapa seseorang itu susah menaikan berat badan, maka kita hanya bisa melihat dari pola hidupnya. Bagaimana makannya? Bagaimana istirahatnya? dan Bagaiman aktifitasnya sehari-hari?

Dan kekurusan itu belum tentu tidak sehat, yang dikhawatirkan cuman kekurusan membuat tubuh tidak cukup enzim untuk menangkal penyakit. Kekurangan enzim menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit,  kuku pecah-pecah, dan mentruasi yang bermasalah pada wanita. Namun menurut saya, selagi itu tidak terjadi berarti Anda digolongkan sehat walaupun kurus.

Terakhir, tips untuk menaikan berat badan bagi tipe ectomorph:
  • Makan secara teratur, tidak perlu makan banyak, yang penting cukup nutrisi dan berimbang.
  • Hindari junk food.
  • Perbanyak makan buah dan sayur, apalagi sayuran mentah nan segar.
  • Perbanyak minum air putih untuk memperbaiki metabolisme tubuh, karena jika metabolisme tubuh lancar, maka makanan akan mudah diserap. Namun hindari minum air putih sebelum makan karena menyebabkan perut kembung dan tidak nafsu makan berkurang.
  • Olahraga setiap hari. Namun, jangan pilih olahraga yang menghabisakan banyak kalori seperti, lari, basket, sepakbola, dsb. Olahraga yang dianjurkan adalah 'Yoga', atau fitness yang dapat memperbesar otot.
Sekian kesimpulan yang saya tulis dari referensi yang saya dapatkan. Tulisan ini adalah jawaban atas rasa penasaran saya sendiri. Dan ternyata, cara untuk menambah berat badan disesuaikan dengan penyebabnya. So, makan banyak itu belum tentu menambah berat badan!


0 komentar:

 

Pedagogik Template by Ipietoon Cute Blog Design